|
Mutu adalah persepsi pelanggan mengenai sebuah
barang atau jasa yang sesuai dengan kebutuhan mereka dan memberikan
pernyataan kepuasan dan spesifikasi secara lengkap.
Mutu dalam sebuah organisasi paling baik
dapat dicapai dengan cara manajemen membentuk Sistem Manajemen Mutu (SMM).
SMM adalah sistem formal yang mendokumentasikan struktur perusahaan,
tugas dan tanggung jawab karyawan dan manajemen, prosedur-prosedur
yang dipersyaratkan untuk mewujudkan mutu produk atau jasa. Empat alat
mutu harus dipakai ketika membuat sebuah SMM: Manual Mutu, Prosedur
Operasi Standar, Instruksi Kerja dan dokumen-dokumen pendukung seperti
diagram alir dan catatan mutu. Keempat alat itu harus konsisten,
saling berhubungan dan bekerja bersama untuk meningkatkan nilai dari
barang atau jasa.
Bagaimana Saya Mengelola Mutu?
Manajemen mutu secara efektif mengelola SMM
perusahaan untuk mencapai kepuasan pelanggan yang maksimal pada
tingkat biaya terendah secara keseluruhan. Manajemen Mutu (MM) adalah
sebuah proses berkesinambungan yang memerlukan masukan waktu, usaha
dan komitment dari semua sumber daya perusahaan.
Delapan prinsip MM yang merupakan dasar MM yang efektif:
- Fokus Pelanggan - Pahami keinginan pelanggan
Anda. Ukur kepuasan pelanggan. Berusaha untuk melampaui harapan
pelanggan.
- Kepemimpinan - Manajemen menetapkan startegi
dan memimpin perusahaan dalam mencapai tujuannya. Manajemen membuat
sebuah lingkungan yang mendorong staffnya untuk secara terus-menerus
melakukan peningkatan dan bekerja untuk memberikan kepuasan
pelanggan.
- Keterlibatan Orang - Latif staff Anda dengan
efektif. Kerja tim dan keterlibatan karyawan secara penuh menjadikan
mutu sebuah kenyataan.
- Peningkatan Terus-Menerus - Secar terus-menerus
membuat segala sesuatu lebih baik.
- Pendekatan Proses - Pahami dan atur sumber daya
dan kegiatan perusahaan untuk mengoptimalkan operasional organisasi.
- Pengambilan Keputusan Berdasarkan Fakta -
Mengambil keputusan berdasarkan fakta. Data harus dikumpulkan,
dianalisa dan dinilai terhadap tujuan dan sasaran.
- Pendekatan Sistem Manajemen - Tentukan urutan
dan interaksi proses dan kelola semuanya sebagai sistem. Proses yang
ada harus memenuhi persyaratan pelanggan.
- Hubungan yang Saling Menguntungkan dengan Pemasok -
Bekerja dengan para pemasok Anda untuk menghasilkan menang-menang.
Kembali ke
Atas
ISO atau the International Organization for Standardization
adalah organisasi non-pemeringah yang didirikan pada tahun 1947. ISO
memasukkan jaringan dari 157 badan standard nasional (per 9/12/06)
dari negara-negara yang memimpin industri didunia. Salah satu tujuan
dari ISO adalah mengembangkan standarisasi dunia dengan mengembagkan
pemakaian standar mutu internasional. Dengan melakukan hal tersebut,
batasan-batasan dalam perdagangan dapat dihilangkan.
ISO telah membuat 15,000 standar (per 8/16/05) di berbagai bidang
industri. Sebagai contoh standard ISO telah membuat pemberian kode
standard untuk nama negara, mata uang dan bahasa, menstandarisasikan
format telpon seluruh dunia dan kartu perbankan, maupun ukuran dan
warna rambu-rambu jalan dan ketinggian bemper mobil.
ISO memasukkan 3,000 badan pekerjaan teknik (per 9/12/06), dimana
sekitar 50,000 ahli dari bidang industri, pekerja, pemerintah, dan
badan standarisasi di seluruh penjuru dunia mengembangkan dan merevisi
standar-standar tersebut. ISO telah membuat standar untuk bidang
otomotive, manufaktur, mekanik, kemasan dan kesehatan serta banyak
lagi.
Standar secara luas bisa dibagi menjadi tiga kategori, yang disebut
dengan produk, proses dan standard manajemen. Sebagai contoh yang
pertama mengacu pada karakterisitik yang berhubungan dengan mutu dan
keselamatan. Standard proses mengacu pada keadaan dimana produk dan
jasa dibuat, dikemas atau disuling. Standard sistem manajemen membantu
organisasi mengelola operasional mereka. Standard sistem manajemen
sering digunakan untuk membantu membuat kerangka kerja yang kemudian
memungkinkan organisasi secara konsisten mencapai
persyaratan-persyaratan yang ditetapkan dalam produk dan standard
proses.
Apa perbedaan antara ISO 9000, ISO 9001,
dan ISO 9001:2000? dan apa itu ISO 9002
dan ISO 9003?
Jawaban cepatnya adalah "tidak ada". Istilah-istilah ini digunakan
untuk menggambarkan standard ISO 9001. Sebelum Desember 2000, namanya
adalah standard ISO 9001, ISO 9002 dan ISO 9003; tanpa berfokus pada
perbedaan teknik antara istilah-istilah tersebut, orang-orang secara
mudahnya menyebut dengan nama ISO 9000. Pada bulan Desember 2000,
International Organization for Standardization (ISO) menggabungkan ISO
9001, ISO 9002, dan ISO 9003 kedalam sebuah standar ISO 9001 yang
sudah direvisi. Untuk membedakan dengan versi sebelumnya, standar yang
sekarang sering disebut dengan ISO 9001:2000 atau ISO 9000:2000.
► Tip: Informasi lebih
detail dapat dilihat di
www.iso.ch.
Ringkasan Standard ISO
Standard ISO 9000 mengandung persyaratan-persyaratan yang sebenarnya
mempengaruhi semua aspek dalam perusahaan. karena standard ISO 9000
didesain untuk semua perusahaan di semua ukuran dan semua industri.
Persyaratan-persyaratan agak luas dan susah dibaca. Persyaratan ISO
9001:2000 terdiri dari beberapa bagian sebagai berikut:
Bagian
1: Sistem Manajemen Mutu
Bagian standard ISO 9001:2000 ini menguraikan pentingnya
langkah-langkah untuk menerapkan sistem manajemen mutu ISO 9001:
-
Identifikasi proses (akatu aktivitas) yang diperlukan untuk sistem
manajemen mutu,
-
Tentukan urutan dan interaksi dari proses-proses tersebut,
-
Tentukan bagaimana proses-proses tersebut dijalankan secara efektive
dan terkendali,
-
Pastikan
semua informasi tersedia untuk mendukung operasional dan pemantauan
proses-proses tersebut,
-
Ukur,
pantau dan analisa proses-proses tersebut, dan terapkan tindakan
yang perlu untuk memperbaiki proses dan mencapai peningkatan yang
berkesinambungan.
Sistem manajemen mutu
ISO 9000 memerlukan dokumentasi yang terdapat sebuah manual mutu,
prosedur-prosedur tertentu juga instruksi kerja. Semua domumen (termasuk
catatan mutu) harus dikendalikan sesuai dengan prosedur pengendalian
dokumen. Juga dalam bagian ini, ISO 9001 menekankan kebutuhan untuk
peningkatan berkelanjutan.
► Tip: Sebagian besar
perusahan melihat persyaratan dokumentasi ini suatu hal yang
menakutkan. Penggunaan model produk kami dapat menjadi keuntungan yang
luar biasa. Lihat
Koleksi
Produk kami sebagai pertimbangan
Anda.
Bagian
2: Tanggung Jawab Manajemen
ISO
9001:2000 memberikan penekanan yang besar pada komitment manajemen
puncak terhadap mutu. Bagian ini mensyaratkan kebijakan mutu dan
sasaran mutu, dan diperkuat dengan keterlibatan manajemen puncak
terhadap persyaratan pelanggan.
Bagian
ISO 9001 ini juga mensyaratkan manajemen puncak menetapkan tugas dan
tanggung jawab dalam perusahaan, termsduk penetapan perwakilan
manajemen ISO 9000.
► Tip: Gunakan format
standard yang bagus untuk semua deskripsi kerja - form standard ini
akan menghemat banyak waktu ketika membuat deskripsi kerja baru,
ketika melakukan pengiklanan posisi yang dibutuhkan, ketikan melakukan
evaluasi karyawan, dan sebagainya.
Bagian
3: Manajemen Sumber Daya
Bagian dari ISO 9001:2000 ini menjelaskan persyaratan bagi sebuah
perusahaan untuk menentukan dan menyediakan sumber daya (sebagai
contoh; peralatan, fasilitas, dll) yang diperlukan untuk menerapkan
dan meningkatkan proses dari sistem manajemen mutu ISO 9001 dan
mencapai kepuasan pelanggan. Bagian ini juga memasukkan persyaratan
pelatihan karyawan, juga saranan fisik dan lingkungan kerja.
►
Tip: Gabungkan fungsi HR perusahaan kedalam sistem mutu ISO 9001
Anda, dan berikan mereka peran dalam penerapan ISO 9001.
Bagian 4: Realisasi Produk
Standard
ISO 9001:2000 mendefinisikan realisasi produk sebagai “urutan proses
dan sub proses yang diperlukan untuk membuat produk.” Ini adalah
bagaimana produk Anda didesain, diproduksi, diuji, ditangani, dikirim,
dst. Bagian ini juga berlaku bagi penyedia jasa. Penekanannya pada
bagaimana perusahaan memahami, mengkomunikasikan dan benar-benar
memenuhi persyaratan pelanggan. Bagian ini juga terdiri dari berbagai
persyaratan bagi desain produk dan perencanaan proses, proyek dan jasa.
►
Tip: Sebagian besar perusahaan menulis instruksi kerja dan diagram
alur untuk menentukan dan menstandarisasikan proses kerja mereka. Anda
akan menghemat banyak waktu jika Anda mengikuti persyaratan ISO 9001
untuk pengendalian dokumen sejak awal ketika menulis dokumen-dokumen
ini.
Bagian
5: Pengukuran, Analisa dan Peningkatan
Bagian terakhir dari standard ISO 9001:2000 adalah menutupnya dengan
menyediakan persyaratan untuk aktivitas pengukuran dan pemantauan,
sehingga perusahaan bisa segera mengidentifikasi bila ada yang tidak
sesuai jalur. Kegiatan pengukuran pemantauan juga termasuk internal
audit dan pemantauan persepsi pelanggan dengan maksud apakah
perusahaan telah memenuhi persyaratan pelanggan. Pengukuran dan
pemantauan memungkinkan perusahaan mengatur berdasakan fakta buak
perkiraan.
►
Tip: Ini adalah bagian yang sangat penting dari standard ISO 9001.
Tergantung dari bagaimana hal tersebut diterapkan, hal ini dapat
memberikan tambahan nilai yang luar biasa atau malah menciptakan
birokarsi dan pemborosan. Kami sangat menyarankan untuk memberikan
penekanan dalam bagian ISO 9001 yang krusial ini.
Manual Mutu ISO 9000
Standard mensyaratkan perusahaan menulis manual mutu ISO 9000 yang
menjelaskan bagaimana tiap persyaratan dalam ISO 9001:2000 diterapkan
dalam perusahaan. Manual mutu ISO 9000 merupakan perwujudan dari
standard secara spesifik dalam sebuah perusahaan.
Sementara menulis manual mutu menggambarkan sebuah halangan besar bagi
sebagian besar perusahaan, standard ISO 9001:2000 mensyaratkan lebih
detail dalam bentuk prosedur mutu, kebijakan mutu dan sasaran mutu.
Kebanyakan perusahaan melakukan kesalahan dengan membuat berbagai
prosedur yang berbeda untuk memenuhi persyaratan ini; bagaimanapun,
hal ini biasanya awal dari ketidak praktisan dan birokratis dari
sistem mutu ISO 9000.
►
Tip: Gabungkan persyaratan dokumentasi yang berbeda (contoh;
manual mutu, prosedur, kebijakan perusahan dan sasaran mutu) sebisa
mungkin kedalam satu manual mutu yang komprehensive. Hal ini akan
mengurangi pengulangan dan birokrasi, dan menghemat waktu pelaksanaan
sistem mutu.
Lihat
Koleksi
Produk kami sebagai pertimbangan
Anda.
Model Manual Mutu dan
Form
Menggunakan model untuk manual mutu ISO 9001, prosedur dan form dapat
memberikan keuntungan yang sangat besar bagi sebuah perusahaan. Model
biasanya diambil dari bentuk manual, prosedur dan form yang
sudah ada dan sudah terbukti.
► Tip: Manual mutu dan
prosedur mutu ISO 9000 adalah bagian yang vital dari sistem mutu ISO
9001. Anda bisa mendapatkan keuntungan yang sangat besar dengan
membeli model manual mutu yang baik (sebuah manual mutu yang sederhana
yang bisa Anda gunakan sebagai contoh yang baik dan Anda dapat
memodifikasi untuk menjadikannya sebagai manual mutu Anda sendiri). Lihat
Koleksi
Produk kami sebagai pertimbangan
Anda.
Apa itu
Sertifikasi ISO 9001?
Sertifikasi ISO 9001 juga dikenal dengan
registrasi ISO 9001, atau sertifikasi ISO 9000, atau sertifikasi ISO
9001:2000 (bila mengacu pada versi terakhir dari standard ISO 9001),
atau registrasi ISO 9001:2000. Semuanya itu mengacu pada pengesahan
oleh badan sertifikasi independen bahwa sistem manajemen mutu ISO 9001
perusahaan Anda memenuhi semua persyaratan dari standard ISO
9001:2000. All of these refer to an independent
certification body attesting that your company’s ISO 9001 quality
management system meets all requirements of the ISO 9001 2000
standard. Secara khusus, perusahaan sertifikasi mengirim satu atau
lebih auditor untuk melakukan audit awal sistem manajemen mutu.
Apabila tidak ditemukan adanya celah yang berarti terhadap persyaratan
ISO 9000, sebuah sertifikat akan diterbitkan. Sertifikat secara khusus
berlaku selama tiga tahun dimana selama periode audit (biasanya tiap 6
- 12 bulan) selalu menunjukkan kesesuaian.
► Tip: Evaluasi registrar
Anda dengan hati-hati dengan tujuan menemukan sebuah badan registrasi
diamana auditornya fleksibel (karena ada banyak sekali cara untuk
memenuhi persyaratan ISO 9000 dan beberapa mungkin lebih baik untuk
bisnis tertentu) dan auditor yang tidak berkeberatan untuk bertukar
pengalaman (auditor tidak diperbolehkan memberikan konsultasi tetapi
mereka diperbolehkan berbagi pengalaman mengenai hal yang pernah
mereka lihat di perusahaan lain).
Kembali ke
Atas
Standard ISO terbentuk melalui konsep Pendekatan
Proses. Dua dari delapan prinsip-prinsip manajemen mutu adalah kunci
untuk memahami prinsip ini:
- Pendekatan Proses - Pahami dan atur sumber daya
dan aktivitas perusahaan untuk mengoptimalkan operasional organisasi.
- Pendekatan Sistem pada Manajemen - Tentukan
urutan dan interaksi proses dan kelola semuanya sebagai sebuah
sistem. proses harus memenuhi persyaratan pelanggan.
Oleh karena itu, ketika kegiatan dan sumber daya perusahaan diatur
secara optimal, dan dikelola sebagai sebuah sistem, hasil yang
diharapkan dapat tercapai dengan lebih efisien.
Untuk mengelola dan meningkatkan proses Anda dengan efektif,
gunakan siklus Plan-Do-Check-Act atau PDCA sebagai panduan. Pertama,
Anda merencanakan (PLAN) dengan menentukan proses kunci Anda dan
membuat standard mutu untuk proses-proses tersebut. Berikutnya, Anda
lakukan (DO) dengan menerapkan rencana. Ketiga, Anda periksa (CHECK)
dengan menggunakan pengukuran untuk menilai kesesuaian dengan rencana
Anda, dan akhirnya, Anda bertindak (ACT) dengan terus melakukan
peningkatan performa produk Anda.
Kembali ke
Atas
Standard ISO adalah aturan dan panduan
terdokumentasi untuk menerapkan sistem mutu di dalam perusahaan Anda.
Spesifikasi teknik tertentu dan/atau kriteria spesifik lain dapat juga
dimasukkan tergantung dari standard yang Anda pilih.
Standard ISO 9001 adalah sebuah model sistem mutu, menggambarkan
proses dan sumber daya dan proses yang diperlukan untuk registrasi
sistem mutu perusahaan. Diagram sistem ISO ini menunjukkan sistem
manajemen dan proses yang merupakan bagian dari standard manajemen
mutu ISO. Ikhtisar singkat dari persyaratan kunci seperti dibawah ini:
- QMS - Dokumen proses yang diperlukan untuk
memastikan produk atau jasa bermutu tinggi dan sesuai dengan
persyaratan pelanggan.
- Management Responsibility - Menyiapkan visi.
Menunjukkan komitmen. Fokus pada pelanggan. Mendefinisikan kebijakan.
Semua orang mendapat informasi.
- Resource Management - Menugaskan orang yang
tepat pada pekerjaan. Menciptakan dan mengelola ruang kerja yang
positif.
- Product Realization - Pahami pelanggan dengan
jelas, produk, legal dan persyaratan desain. Pastikan spesifikasi
yang ada diikuti. Periksa pemasok Anda.
- Measurement, Analysis & Improvement -
Identifikasi masalah dan potensi masalah yang ada. Pantau dan ukur
kepuasan pelanggan. Lakukan audit internal. Selesaikan masalah.
Kembali ke
Atas
Menerapkan SMM di perusahaan Anda adalah keputusan
manajemen yang memerlukan pertimbangan dari operasional organisasi
Anda, strategi, staff dan yang paling penting adalah pelanggan Anda.
Standard ISO sekarang siap untuk diterapkan oleh organisasi dalam
dunia industri mulai dari manufaktur dan laboratorium sampai pada
otomotif dan farmasi. Dalam banyak contoh, pilihan untuk menerapkan
standard ISO dalam sebuah perusahaan tidak hanya hasil dari pencarian
sebuah perusahaan untuk meningkatkan mutu, efisiensi dan keuntungan,
tetapi juga sebagai hasil dari penerapan iso karena:
- Perintah dari pemimpin industri tertentu seperti tiga besar
(DaimlerChrysler, Ford and GM) mensyaratkan pemasok otomotif (Lihat ISO/TS 16949)
- Dipersyaratkan oleh pelanggan Anda, khususnya bisnis yang
berfokus secara internasional
- Dipersyaratkan oleh lembaga peraturan luar negeri bagi pemasok
produk dengan mutu yang sensitif, seperti peralatan medis
- Perlu untuk menjaga pasar yang ada dan keuntugan kompetitif
Untuk alasan apapun perusahaan Anda memutuskan untuk memperoleh
atau memperbaharui sertifikasi ISO, Anda perlu mempertimbangkan
manfaat dan biaya yang timbul dalam proses ini.

Manfaat ISO
Standard ISO adalah sebuah panduan yang dapat
merubah sistem mutu perusahaan Anda menjadi sebuah sistem yang efektif
yang memenuhi dan melampaui harapan pelanggan. Perusahaan Anda akan
mulai menyadari manfaat ini ketika Anda menerapkan dan mentaati
standar mutu ini, dan Anda akan melihat manfaat internal dan external
yang terus bertambah.
Secara internal, proses akan sesuai dengan
harapan pelanggan dan tujuan perusahaan, sehingga membentuk sebuah
lingkungan operasional yang lebih terorganisasi untuk manajemen dan
karyawan Anda. Mutu produk dan jasa akan meningkat dengan menurunnya
kerusakan dan pemborosan. Peningkatan proses akan membantu memotivasi
para karyawan dan meningkatkan keterlibatan karyawan. Produk dan jasa
secara berkesinambungan akan ditingkatkan. Semua manfaat internal ini
akan secara terus menerus menghasilkan kondisi finansial yang lebih
baik, sehingga menciptakan nilai lebih bagi bisnis Anda.
Mengenai manfaat external, sertifikasi ISO menunjukkan pada
pelanggan dan pemasok Anda diseluruh dunia bahwa perusahaan Anda
mempunyai rasa percaya diri, kepuasan dan bisnis yang berkesinambungan.
Perusahaan Anda juga mempunyai kesempatan untuk meningkatkan
keunggulan kompetitive, menjaga dan membangun daftar pelanggan, dan
lebih mudah tanggap pada kesempatan pasar diseluruh dunia.
Manfaat sertifikasi ISO 9000 adalah:
-
Peningkatan: ISO 9001
adalah alat yang bagus untuk mengembangkan fondasi yang kuat bagi
proses dan sistem. Proses dan sistem merupakan hal yang perlu
penyelenggaraan dan pengembangan sebuah perusahaan. Peningkatan mutu
berjalan bersama hal tersebut. ISO 9001 dikembangkan sebagai alat
yang nyata untuk meningkatkan perusahaan.
-
Pemasaran: Sertifikasi ISO 9001 dapat secara efektif digunakan
dalam pemasaran karena dikenal luas sebagai standar mutu; hal itu
menunjukkan pada pelanggan Anda bahwa Anda memperhatikan mutu dengan
serius, bahwa Anda proaktif dan bahwa Anda menempatkan kepuasan
pelanggan pada tempat pertama.
-
Persyaratan
Pelanggan:
Jika perusahaan Anda menyediakan produk atau jasa bagi perusahaan
lain, bebrapa dari pelanggan Anda mungkin mensyaratkan Anda tlah
disertifikasi ISO 90001 supaya dapat berbisnis dengan Anda.
Biaya ISO
Meskipun biaya penerapannya bisa ditutup denan
meningkatnya penjualan, berkurangnya kerusakan dan meningkatnya
produktifitas perusahaan, investasi dari penerapan dan pengelolaan
sistem mutu ISO perlu dipertimbangkan.
Banyak faktor harus dipertimbangkan ketika menghitung biaya
penerapan ISO di perusahaan Anda. Waktu, usaha dan uang yang digunakan
organisasi Anda ke dalam registrasi standard ISO bergantung dari
jumlah karyawan, lokasi, standard ISO yang dipilih untuk registrasi
dan kondisi sistem mutu dan proses Anda saat ini. Biaya tersebut
meliputi:
- Waktu dan usaha manajemen dan karyawan
- Upgrade dan membuat dokumen
- Pelatihan karyawan
- Baiya registrasi
- Pengelolaan
Dengan penerapan alat baru, kunci untuk meminimalkan biaya adalah
dengan membekali diri Anda sendiri dengan pengetahuan tentang proses,
dan kemudian mendesain rencana yang mungkin yang mempunyai tujuan yang
realistis, sumber daya yang cukup dan jadwal waktu pelaksanaan.
Menggunakan konsultan untuk memandu Anda guna mengontrol biaya dan
mencapai tujuan Anda lebih cepat. Sebagai tambahan, jika Anda
mempunyai lokasi atau departemen yang banyak, biaya dapat ditekan
dengan meningkatkan informasi yang Anda pelajari dan sumber daya yang
Anda gunakan ketika Anda melakukan proses penerapan dan pengeloaan.
Penerapan
Sistem Manajemen Mutu
ISO 9001
|
Kapan waktu terbaik untuk memulai penerapan ISO 9001?
Idealnya Anda harus memulai ISO
9001:2000 saat pertama kali Anda memulai perusahaan Anda. Jika Anda
dalam posisi sedang memulai sebuah perusahaan baru, Anda harus membuat
proses bisnis Anda menurut persyaratan ISO 9001:2000 dan mulai
menerapkan ISO 9001:2000 sebelum Anda menrekrut karyawan. Ini adalah
pendekatan yang paling efisien karena perusahaan Anda tidak hanya
segera meraih manfaat dari ISO 9000 tapi Anda tidak perlu mengatasi
hambatan untuk berubah ketika mengatur proses kerja supaya memenuhi
persyaratan standard ISO 9001:2000.
Bagaimanapun, sebagian besar perusahaan
telah berdiri lama sebelum mereka memulai menerapkan ISO 9001:2000
mereka. Karena sistem mutu ISO 9001 yang lengkap membawa banyak
manfaat bagi perusahaan, Akan selalu lebih baik untk memulai penerapan
ISO 9001 lebih awal daripada kemudian.
Bagaimana Saya Memulai Penerapan ISO 9000?
Sebagai langkah awal, Anda harus membuat
diri Anda terbiasa dengan ISO 9001:2000 dan persyaratan-persyaratannya.
Anda dapat menemukan berbagai informasi bermanfaat dan link ke bagian
Link Bermanfaat.
Lihat
Koleksi
Produk kami sebagai pertimbangan
Anda.
Perlu berapa lama untuk menerapkan ISO 9001?
Tergantung pada Anda dan perusahaan Anda.
Yang paling tercepat adalah 2-3 bulan karena sebagian besar badan
sertifikasi ISO 9001 mensyaratkan paling tidak 2 bulan penerapan ISO
9001 sebelum audit sertifikasi. Paling realistis: jika Anda mempunyai
perusahaan yang relatif kecil (katakan, karyawan kurang dari 20 orang),
jika karyawan Anda termotivasi dan jika mereka tidak menentang adanya
perubahan, jika Anda mendapat dukungan dari semua eksekutif senior,
jika Anda dan para manajer lainnya siap memberikan waktu dan usaha
yang berarti dalam usaha keras ini, dan jika Anda menggunakan model
manual mutu ISO 9001 yang benar-benar bagus (sebuah model manual mutu
ISO 9000 yang dapat Anda modifikasi untuk dibuat menjadi manual mutu
Anda sendiri), maka kemungkinan Anda akan dapat memperoleh sertifikasi
dalam waktu yang singkat antara 3-4 bulan; model untuk form ISO 9000
memberikan tambahan penghematan waktu. Beberapa perusahaan kelihatan
lebih lambat, 6-12 bulan masih merupakan waktu yang wajar. Tetapi,
perusahaan yang menulis manual mutu ISO 9001 dan prosedur ISO 9001
dari rancangan mereka sendiri ketimbang menggunakan contoh model
manual mutu ISO 9001 yang sudah terbukti, sering membutuhkan waktu
sekitar 2 tahun atau lebih.
Lihat
Koleksi
Produk kami sebagai pertimbangan
Anda.
Apakah kita harus menggunakan konsultan ISO 9000?
Kami menemukan bahwa konsultan ISO 9000
dapat memberikan bantuan yang sangat besar, dan mereka juta dapat
menjadi penyebab kerusakan yang besar, tergantung dari konsultan
konsultannya dan tergantung dari bagaimana Anda menggunakan mereka.
Konsultan ISO 9000 yang baik dapan
memberikan nilai tambah sebagai pelatih. Akan bermanfaat apabila sanga
ahli dalam masalah ISO 9000 digunakan untuk memberikan pelatihan pada
perwakilan manajemen ISO 9000, atau untuk "menjual" manfaat ISO 9000
pada manajemen puncak. Bagaimanapun, sebagian besar para konsultan
mencoba untuk menjual jasa konsultasi mereka. Trainer murni ISO 9000
biasanya merupakan pilihan yang jauh lebih baik. Kami banyak mendengar
kasus dimana konsultan ISO 9000 dengan sengaja membuat persyaratan ISO
9000 kelihatan rumit dan supaya mereka bisa memberikan harga tinggi
bagi jasa konsultasi mereka.
Masalah yang paling umum yang kami temui
adalah sistem manajemen ISO 9000 yang birokratis dan tidak efisien.
Ini adalah khas hasil dari konsultan ISO 9000 menulis dan menerapkan
prosedur dan manula mutu ISO 9000 yang berbelit dan rumit.
Jika dibutuhkan bantuan dari luar, kami
menyarankan menggunakan trainer murni Iso 9000 (baik in-house maupun
public class) untuk melatih perwakilan manajemen dan eksekutif
manajemen. Kami lebih jauh menyarankan mengembangkan sistem manajemen
mutu ISO 9000 in-house yang hasilnya biasanya lebih sesuai untuk
perusahaan individual. Sebuah bantuan dan penghematan waktu yang cukup
besar adalah apabila Anda menggunakan model manual mutu dan model
form.
Lihat
Koleksi
Produk kami sebagai pertimbangan
Anda.
Dokumentasi ISO 9000
ISO 9001
mewajibkan beberapa dokomen yang berbeda: sebuah manual mutu,
prosedur-prosedur mutu, sebuah kebijakan mutu dan sasaran mutu;
sebagai tambahan, ISO 9001 mewajibkan instruksi kerja yang menyajikan
panduan detail bagi para karyawan tentang bagaimana cara mereka
bekerja. Namun, standar ISO 9001 sangat jelas dimana instruksi kerja
hanya perlu dibuat bila memberikan nilai tambah (sebagai contoh,
tukang cat yang terlatih tidak akan mendapatkan manfaat dari instruksi
kerja tentang bagaiman caranya mengecat; dilain pihak, instruksi
ringkas (bisa dalam bentuk form atau gambar), diletakkan pada mesin,
menjelaskan bagaimana cara mengganti filter bisa banyak menghemat
waktu). Form, yang harus disimpan dalam file setelah mereka
mengisinya, adalah juga bagian dari sistem manajemen mutu ISO 9001.
Beberapa dari form yang paling khas adalah Form Laporan Tindakan
Perbaikan, Form Penilaian Karyawan dan Form Survey Pelanggan. Penting
untuk dicatat bahwa ISO 9001 tidak meminta secara langsung form-form
tersebut; namun, ISO 9001 meminta informasi catatan tertentu dan
sebuah form yang didesain dengan baik tidak hanya mensyaratkan adanya
informasi tetapi juga memberikan gambaran pada pemakainya melalui
proses yang ada.
► Tip:
Selalu ingatkan pemakai. Beberapa lebih suka instruksi kerja dalam
bentuk gamba, yang lainnya lebih suka dalam bentuk diagram alur.
Sebagian besar tidak suka kalimat yang panjang dan berbelit.
Pengelolaan dan Peningkatan Berkesinambungan dari Sistem Mutu ISO
9001
|
Penting diketahui bahwan sebuah sistem mutu ISO 9001:2000 itu hidup
dan secara konstan berubah. ISO 9001:2000 memuat “peningkatan
berkelanjuta” sebagai salah satu dari persyaratan tersebut, dan "peningkatan
berkelanjutan" tidak hanya mengacu pada produk dan jasa sebuah
perusahaan tetapi juga sistem manajemen mutu ISO
9001:2000 itu sendiri.
Mencapai
Peningkatan Berkesinambungan
Standard
ISO 9000 menggabungkan beberapa proses yang membantu sebuah perusahaan
terus meningkat:
-
Tujuan dan Matrik: tentukan tujuan pada berbagai tingkat dan
menggunakan matrik untuk memantau pencapaiannya.
-
Umpan Balik Pelanggan: ukur apa yang pelanggan pikir mengenai
perusahaan dan produk atau jasa yang dihasilkan.
-
Audit
Internal: evaluasi secara berkala apakah perusahaan masih memenuhi
semua persyaratan ISO 9000.
-
Tindakan Perbaikan: secara sistematis mengidentifikasi masalah yang
mendasar dari masalah yang ada dan kemudian memperbaiki penyebabnya.
-
Tindakan Pencegahan: secara sistematis mencari masalah yang mungkin
timbul dan memperbaikinya sebelum masalah tersebut timbul.
-
Tinjauan Manajemen: tinjauan manajemen secara berkala mengenai
indikator bisnis yang penting dan perencanaan perbaikan.
►
Tip: Kami menyarankan tetap menjaga semua karyawan terlibat dalam
sistem mutu ISO 9000. Sebuah gagasan yang bagus adalah untuk mengirim
informasi-informasi pada semua karyawan.
Merevisi Manual
Mutu ISO 9000
Merevisi manual mutu ISO 9000 dan prosedur mutu ISO 9000 merupakan hal
yang normal dari peningkatan sistem mutu ISO 9000. Revisi-revisi ini
bisa mencakup perbaikan-perbaikan kecil sampai merubah total sistem
mutu ISO 9000 secara keseluruhan. Jika Anda menemukan sistem ISO 9000
perusahaan Anda berbelit dan birokratis, jika Anda menemukan karyawan
Anda benar-benar negatif dengan ISO 9000, dan jika Anda selalu
melakukan melakukan persiapan panjang setiap menghadapi audit, berarti
sistem ISO 9000 Anda mempunyai banyak sekali kesempatan untuk
perbaikan dan Anda harus mempertimbangkan sebuah perubahan secar
total.
Permasalahan yang Berhubungan dengan
ISO 9000
Merupakan hal yang biasa bila menjumpai karyawan yang mempunyai
pandangan negatif pada ISO 9001.
Sebagian besar dari mereka mengeluh tentang birokrasi yang panjang,
banyak pekerjaan tulis menulis dan kerja ekstra sebelum audit. Pada
saat yang bersamaan, mereka merasa tidak ada manfaatnya dengan ISO 9001.
Permasalahan ini bukanlah kegagalan dari ISO 9001 – permasalahan ini
sebagai akibat dari cara sistem manajemen mutu 9001 diterapkan!
Masalah Khas #1: Sikap Manajemen dan
Kegunaan
Sebelumnya, kita bicara mengenai manfaat ISO 9001: peningkatan
internal, persyaratan pasar dan pelanggan. Apabila manajemen bermaksud
menerapkan ISO 9001 hanya untuk alasan pemasaran atau karena
persyaratan pelangan, hasil sistem mutu ISO 9001 sering kekurangan
semua komponen peningkatan internal yang penting. Mungkin saja untuk
berpura-pura (bahkan pada auditor yang berpengalaman) memiliki sistem
ISO 9001 yang efektif yang didesain untuk memperbaiki perusahaan,
tetapi harga karena birokrasi dan efisiensi bisa sangat besar.
Masalah Khas
#2: Penerapan oleh
Konsultan
Seringkali manajemen memutuskan untuk menyewa konsultan ISO 9000 yang
diberi tugas untuk penerapan ISO 9001. Konsultan ISO 9000 ini berjanji
untuk menulis sebuah manual mutu, prosedur-prosedur mutu dan
dokumen-dokumen lainnya; dalam banyak kasus, mereka juga menyediakan
pelatihan penerapan sistem mutu. Masalah khas dengan pendekatan ini
adalah:
-
Konsultan
ISO 9000 tidak terbiasa dengan bisnis, perusahaan dan budaya.
Hasilnya adalah sistim ISO 9001 tidak sesuai dengan perusahaan.
-
Konsultan
ISO 9000 mencoba untuk memberikan biaya tinggi dengan membuat sistem
mutu ISO 9001 yang rumit dan berbelit.
-
Konsultan
ISO 9000 tidak menyesuaikan pada perusahaan tertentu dan membuat
sebuah standar sistem ISO 9000. Sistem standard ini sering dibuat
untuk perusahaan besar, dan biasanya mereka terlalu birokratis bagi
perusahaan ukuran kecil dan menengah.
-
Konsultan
ISO 9000 tidak fleksibel. Daripada secara kreatif membentuk sistem
ISO 9001 supaya sesuai dengan kenyataan pada sebuah perusahaan,
konsultan ISO 9000 mencoba membuat pada semua perusahaan untuk
menggunakan prosedur mutu ISO 9001 yang didesainnya satu untuk semua.
Masalah Khas
#3: Perwakilan Manajemen ISO 9000 Tidak Mempunyai Kekuasaan
Manajemen eksekutif pada beberapa perusahaan secara keliru
mempertimbangkan ISO 9001:2000 adalah sebuah tugas dokumentasi
daripada perubahan untuk peningkatan dan model manajemen sistematik.
Sebagai konsekuensi dari salah penggambaran ini adalah penunjukan
Perwakilan Manajemen ISO 9001:2000 tanpa kekuasaan untuk membuat
perubahan yang nyata. Dalam situasi ini, adalah sangat umum menemukan
perwakilan manajemen ISO 9000 yang semakin bertambah kecewa yang
semaksimal mungkin berusaha untuk memperbaiki perusahan sementara
pimpinan puncak hanya menganggap biasa terhadap ISO 9001.
Masalah Khas
#4: Kurangnya Sumberdaya
Meskipun kemampuan dan manajemen perusahaan diatas rata-rata,
penerapan ISO 9000 biasanya memerlukan sumberdaya yang berarti;
perwakilan manajemen ISO 9001 perlu dilatih dan dipandu, manajemen
puncak perlu diyakinkan mengenai konsep dari ISO 9001 dan manfaatnya,
manual mutu ISO 9001, prosedur mutu ISO 9001 dan dokumentasi ISO 9001
lainnya perlu ditulis, proses kerja di perusahaan perlu dianalisa dan
dirampingkan, karyawan perlu dilatih, dll. Hal ini penting bagi
suksesnya penerapan ISO 9001 dimana manajemen cukup mengalokasikan
waktu maupun sumber daya finansial (sebagai contoh, untuk model manual
mutu ISO 9001, atau untuk pelatihan karyawan, atau untuk audit
internal dan pelatihan auditor, dll).
Masalah Khas
#5: Kurang Perbaikan
Adalah salah pemahaman yang umum bahwa sistem manajemen mutu ISO 9001
perlu diterapkan, disertifikasi dan hanya itu. Pada kenyataannya,
bahwa sistem ISO 9001 harus secara konsisten berevoluse sebagaimana
perusahaan berubah, seperti kondisi pasar yang berubah, seperti produk
yang berubah, seperti teknologi yang meningkat dan seperti kompetisi
yang terus bergerak maju.
Masalah Khas
#6: Membuat Jadi Rumit
ISO
9001 tidak perlu rumit!. Pada kenyataannya, sistem ISO 9001 yang lebih
baik adalah manual mutu ISO 9001 yang lebih mudah diikuti dan lebih
mudah dipahami! Ada banyak sekali alasan untuk sistem yang terlalu
berbelit dan birokratis, termasuk yang disebutkan diatas, termasuk
auditor yang tidak fleksibel, dan termasuk pelatihan yang buruk.
►
Tip: Menarik untuk dicatat bahwa permasalahan yang digambarkan itu
adalah lebih pada konsekuensi langsung dari tindakan manajemen dan
sikap manajemen, dari pada yang sering dipersalahkan yaitu penolakan
karyawan terhadap ISO 9000. Memastikan bahwa pimpinan puncak membeli
manfaat ISO 9000 dan pimpinan puncak tetap secara aktif terlibat dalam
ISO 9000 akan secara dramatis meningkatkan sistem ISO 9001:2000.
Sangat disarankan untuk dilakukan tinjauan eksekutif oleh pelatih yang
kompeten sebelum mulai penerapan ISO 9001:2000.
►
Tip: Penerapan ISO 9001:2000 oleh orang dalam perusahaan sebagai
ganti dari konsultan dari luar dalam banyak kasus tidak hanya lebih
murah tapi juga memberikan hasil yang sistem manajemen mutu yang lebih
efisien. Kami sarankan menunjuk seorang manajer sebagai perwakilan
manajemen ISO 9001 yang mempunyai otoritas cukup untuk melakukan
perubahan didalam, kemudian siapkan orang ini dengan standard ISO
9001:2000 (ada banyak pelatihan publik bagus yang tersedia), kemudian
beri orang ini sumber daya untuk mendapatkan sebuah model atau contoh
yan bagus bagi sebuah manual mutu ISO 9001 dan prosedur ISO 9001, dan
pastikan semua bagian didalam perusahaan mengalokasikan cukup waktu
untuk bekerja dengan perwakilan manajemen ISO 9001 ini.
►
Tip: Pilih badan sertifikasi ISO 9000 Anda dengan hati-hati! Kami
sarankan Anda membandingkan beberapa badan registrasi ISO 9001 yang
berbeda dan berikan perhatian khusus terhadap latar belakan auditornya
dan terhadap sikapnya, terhadap berbai ide (untuk memastikan
objektifitas, auditor tidak diijinkan memberi konsultasi; namun,
beberapa badan registrasi membolehkan auditornya untuk berbagi
pengalaman mereka).
Kembali ke
Atas
WahanaConsultants.com in the following ISO modules:
ISO 9001:2000
ISO 9001 menetapkan aturan dan panduan untuk
penerapan sebuah sistem manajemen mutu kedalam organisasi dalam segala
ukuran dan gambaran. Standard termasuk manajemen mutu yang
berorientasi pada proses yang mempunyai unsur peningkatan
berkelanjutan. Penekanan kuat ditujukan pada kepuasan pelanggan.
Perusahaan yang terdaftar ISO 9001 dapat memberikan pada pelanggan
mereka jaminan penting mengenai mutu dari produk dan/atau jasa mereka.
Semua persyaratan dari Standard Internasional ini
dapat diterapkan pada semua jenis organisasi yang berbeda.
Kembali ke
Atas
|